Pentingnya Kolaborasi Bagi UMKM, Berikut Tipsnya!

8 days ago | Sobat Buku
article-sobat-pajak

Indonesia - Saat ini, bisnis UMKM sedang marak di Indonesia, terlebih karena sektor tersebut berhasil menjadi pilar perekonomian Indonesia dengan berbagai kontribusinya. Jumlah UMKM di Indonesia pun kian bertambah, dalam hal tersebut sudah menjadi keharusan bagi pemilik harus berpikir dengan baik dalam mengeksekusi strategi pemasaran.

Terkait hal tersebut, kita sudah tidak heran lagi bahwa berhasilnya sebuah usaha didorong dengan strategi hingga kualitas pada produk atau pelayanan. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya terdapat beberapa cara, salah satunya melakukan kolaborasi bisnis. Strategi ini menjadi salah satu strategi yang sering kali digunakan bahkan pada perusahaan atau bisnis dalam skala besar.

Meski terlihat cukup menjanjikan, pelaku usaha juga perlu mempertimbangkan beberapa hal apabila ingin melakukan kolaborasi bisnis mengingat strategi ini wajib memberikan win win solution atau manfaat yang sama di kedua belah pihak, sehingga masing-masing pihak tidak ada yang dirugikan karena terdapat kesepakatan bersama. Pada artikel ini, Sobat Pajak akan paparkan tips bagi UMKM dalam melakukan kolaborasi.

  1. Memilih Partner Kolaborasi yang Kredibel

Hal ini menjadi salah satu poin penting bagi pelaku usaha, jika ingin melakukan kolaborasi demi memajukan bisnis yang sedang berjalan. Mengingat image usaha yang ditampilkan sangat penting bagi konsumen. Oleh karena itu, sangat penting bagi pelaku usaha dalam memlih partner yang sesuai dengan identitas produk bagi pelaku UMKM. Sebagai contoh, UMKM yang menjual produk kecantikan, akan lebih baik jika berkolaborasi dengan seseorang yang memang ahli di bidangnya, seperti influencer atau konten creator yang memang benar-benar mengerti dunia kecantikan.

  1. Pilih dan Ciptakan Waktu yang Tepat

Waktu merupakan salah satu poin penting jika ingin melakukan kolaborasi. Sebagai contoh, UMKM sektor makanan dan minuman melakukan kolaborasi dengan membuat menu paket seperti bingkisan atau hampers pada saat hari-hari perayaan besar (natal atau idul fitri). Contoh lainnya, UMKM dalam sektor manapun berkolaborasi dengan salah satu pembayaran digital dengan memberikan cashback apabila pembayaran menggunakan sistem pembayaran tersebut (Shopeepay, Gopay, OVO, dll).

  1. Manfaatkan Media Sosial

Saat ini, pengguna media sosial di Indonesia memiliki jumlah yang besar mencapai 160 juta pengguna. Hal ini mengartikan, separuh dari jumlah penduduk di Indonesia menjadikan media social sebagai bagian dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, social media dapat menjadi salah satu cara dalam meningkatkan usaha yang sedang berjalan. Sebagai contoh, UMKM di sektor manapun melakukan kolaborasi dengan salah satu partner yang aktif di media social dalam memberikan konten yang menarik. UMKM pun dapat melakukan kolaborasi dengan seorang reviewer. Seperti yang kita ketahui, bahwa masyarakat cenderung lebih tertarik melihat konten-konten review terlebih dahulu sebelum membeli sesuatu.

Nah, itu dia beberapa tips yang harus Anda pertimbangkan. Jika Anda sudah mantap untuk melakukan kolaborasi, lakukan beberapa tips tersebut agar usaha anda menjadi lebih maksimal.

Article is not found
Article is not found