Cara Memaksimalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM

Ray Farandy | 2023-23-10 18:03:33 | 4 months ago
article-sobat-pajak
Cara Memaksimalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM

Jakarta - Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang disalurkan lewat lembaga keuangan dengan pola penjaminan. Adanya program KUR bertujuan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan sektor UMKM.

Program KUR sendiri diluncurkan pemerintah pada tanggal 5 November 2007. Pembiayan yang disalurkan melalui KUR bersumber dari dana perbankan atau lembaga keuangan lainnya yang merupakan penyalur KUR. Jenis dana yang disediakan adalah dana keperluan modal kerja dan investasi yang disalurkan kepada pelaku bisnis UMKM perseorangan, badan usaha atau kelompok usaha yang belum memiliki agunan tambahan.

Bagi pelaku bisnis UMKM, dengan adanya KUR sangat membantu keberlangsungan usaha mereka. Program ini membantu memperlebar akses pembiayaan bagi para pelaku bisnis UMKM dan bagi pemerintah, KUR diharapkan dapat mempercepat pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan pemerintah mematok suku bunga KUR untuk UMKM sebesar 3 persen.

Selain penetapan suku bunga yang rendah, pemerintah juga mengarahkan bank penyalur KUR untuk memberikan keringanan berupa bebas dari agunan baik untuk debitur mikro dan supermikro. Aturan ini diberlakukan untuk debitur mikro dan supermikro dengan pinjaman tidak lebih dari Rp100 juta.

Pengajuan KUR sendiri diatur dalam Permenko Perekonomian Nomor 1 tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR.

Akan tetapi, meskipun suku bunga yang ditetapkan kecil, masih sedikit pelaku bisnis UMKM yang meminjam pendanaan melalui KUR. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM, hingga Agustus 2023 realisasi penyaluran KUR hanya 50,15% dari target yang sudah ditetapkan atau Rp148,95 triliun dari total target Rp297 triliun dengan 2,71 debitur tercatat.

Dari sisi UMKM, adanya opsi KUR yang disediakan pemerintah agaknya menjadi salah satu opsi pengembangan bisnis yang terpercaya. Namun, tentu ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi UMKM agar bisa mengajukan pinjaman bisnis melalui skema KUR. Pelaku bisnis UMKM harus dapat memaksimalkan opsi KUR karena penawaran yang cukup menarik.  Beberapa cara dapat dilakukan UMKM untuk memaksimalkan KUR, di antaranya sebagai berikut:

  1. Memahami Persyaratan KUR

Pertama-tama, pelaku UMKM perlu memahami persyaratan dan ketentuan yang berlaku untuk program KUR, termasuk besaran pinjaman, jangka waktu, dan bunga yang dikenakan.

  1. Mengembangkan Rencana Bisnis

UMKM sebaiknya memiliki rencana bisnis yang matang. Hal ini akan membantu dalam memutuskan berapa banyak dana yang diperlukan dan bagaimana penggunaan dana tersebut.

  1. Bandingkan Bunga Antar Bank

UMKM perlu memilih bank atau lembaga keuangan yang menawarkan KUR dengan suku bunga dan persyaratan yang paling sesuai. Bandingkan berbagai penawaran sebelum membuat keputusan.

  1. Lengkapi Dokumen

Persiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti laporan keuangan, identifikasi usaha, dan dokumen perijinan. Dokumen yang lengkap akan mempercepat proses pengajuan KUR.

  1. Pengajuan Pinjaman yang Realistis

Ajukan jumlah pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda, bukan terlalu besar atau terlalu kecil. Hal ini akan membantu pengelolaan pinjaman dengan lebih baik.

  1. Gunakan KUR untuk Pengembangan Usaha

Pastikan dana KUR digunakan untuk pengembangan usaha, seperti pembelian peralatan, modal kerja, atau peningkatan kapasitas produksi. Hindari menggunakannya untuk keperluan pribadi.

  1. Berusaha Memulihkan Pinjaman

Selalu berkomitmen untuk membayar cicilan tepat waktu. Ini akan membantu membangun rekam jejak kredit yang baik, yang dapat bermanfaat untuk mengakses pembiayaan lebih lanjut di masa depan.

  1. Manfaatkan Pelatihan dan Pendampingan

Manfaatkan pelatihan dan pendampingan yang mungkin ditawarkan oleh lembaga pemberi pinjaman atau lembaga pendukung UMKM. Hal ini dapat membantu Anda meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola usaha.

Article is not found
Article is not found